Bagaimana Seoul Membuka Metaverse Untuk Semua Orang

Seoul, ibu kota Korea Selatan, mengambil inisiatif dengan memperkenalkan fase pertama “Metaverse Seoul” pada 16 Januari. Ini adalah platform metaverse online di mana pemerintah menawarkan layanan kepada publik, seperti administrasi, masalah ekonomi, pajak, dan pendidikan. Otoritas mengklaimnya sebagai platform metaverse pertama yang didukung publik di dunia yang didukung oleh pemerintah kota. Fase kedua akan dimulai pada tahun 2024 dan mencakup rangkaian layanan yang lebih komprehensif, seperti konsultasi real estat dan memperkenalkan investor luar negeri ke bisnis domestik.

Pejabat Seoul berharap untuk menyelesaikan metaverse publik pada tahun 2026, mengklaim bahwa tahap ketiga akan dapat menggunakan kombinasi alat teknologi realitas virtual untuk mengelola aset fisik kota dengan lebih akurat. Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan mengumumkan proposal untuk membelanjakan dana 223,7 miliar WON Korea – $180 juta untuk diinvestasikan di sektor metaverse negara pada Februari 2022.

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-Yeol, menganggap pengembangan teknologi ini sebagai prioritas utama. Akibatnya, perusahaan besar Korea Selatan seperti Samsung Electronics, SK Telecom, dan Naver Corp semuanya berekspansi ke metaverse. Kementerian Sains Korea Selatan mendefinisikan metaverse sebagai persimpangan dunia digital dan fisik, tempat pengguna dapat berinteraksi untuk menyediakan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya.

Divisi Kebijakan Digital pemerintah menggambarkan Metaverse Seoul sebagai tempat bertemunya realitas online, dan kreativitas bertemu komunikasi. Baru-baru ini, seorang ahli saraf Korea bernama Jang Dong-Seon menyatakan di saluran Podcast pemerintah kota bahwa platform dunia maya telah mengubah kota menjadi “penggerak pertama” di sektor layanan publik global.

This entry was posted in Bitcoin, Gamefi. Bookmark the permalink.